Jurnal Ekonomi, Vol. 1 No. 1, Oktober-Desember 2012 ISSN. 2301-5551

vol1-no1-okt-des-2012

PENGARUH MODAL KERJA DALAM MENINGKATKAN RENTABILITAS EKONOMI PADA KOPERASI KARYAWAN RUWA JURAI PTP NUSANTARA VII UNIT USAHA SENABING

PENGARUH MODAL KERJA DALAM MENINGKATKAN RENTABILITAS EKONOMI PADA KOPERASI KARYAWAN RUWA JURAI PTP NUSANTARA VII
UNIT USAHA SENABING

Oleh:
Saparudin
Dosen Tetap STIE Serelo Lahat

ABSTRAK

Koperasi adalah suatu badan usaha, maka kecuali memperoleh keuntungan, koperasi juga bertujuan memenuhi kebutuhan anggotanya. Koperasi juga memerlukan modal usaha yang berperan dalam operasional. Koperasi mempunyai kontribusi yang sangat penting karena tanpa modal yang cukup koperasi tidak akan berjalan lancar. Modal kerja merupakan masalah pokok yang sering dihadapi oleh perusahaan maupun koperasi karena semua perhatian untuk mengelola modal kerja dan aktiva lancar yang merupakan bagian yang cukup besar dari aktiva. Modal kerja dibutuhkan oleh setiap perusahaan untuk membelanjai operasi sehari-hari, misalnya untuk membiayai upah, gaji dan lain-lain, dimana uang atau dana yang dikeluarkan tersebut diharapkan dapat kembali lagi masuk kedalam perusahaan dalam waktu singkat melalui hasil penjualan. Oleh karena itu perusahaan atau koperasi dituntut untuk melakukan efisiensi kerja sehingga tercapai tujuan yang diharapkan oleh perusahaan yaitu mencari laba optimal.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh modal kerja dalam meningkatkan rentabilitas ekonomi pada Koperasi Karyawan Ruwa Jurai PTP Nusantara VII Unit Usaha Senabing. Untuk melihat pengaruh modal kerja dalam meningkatkan rentabilitas ekonomi, penulis menggunakan dua alat analisis yaitu analisis kualitatif, dan analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus yaitu Analisis Regresi Linier Sederhana, Analisis Koefisien Korelasi, Analisis Koefisien Determinan, dan Pengujian Hipotesis (Uji t).
Dari hasil analisis kualitatif dapat disimpulkan bahwa modal kerja sangat mempengaruhi kenaikan rentabilitas ekonomi. Semakin besar modal kerja maka semakin meningkat pula rentabilitas ekonominya.
Sedangkan berdasarkan analisis kuantitatif yang penulis lakukan pada Koperasi Karyawan Ruwa Jurai PTP Nusantara VII Unit Usaha Senabing didapat hasil bahwa modal kerja mempunyai pengaruh terhadap rentabilitas ekonomi atau KD sebesar 68,2%. Sementara hubungan antara modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi atau r adalah sebesar 0,826. Sedangkan dari pengujian hipotesis didapat nilai t hitung 2,070 dan t tabel 2,920, jadi th < tt maka Ho diterima berarti hipotesis tidak terbukti. Dari perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi pada Koperasi Karyawan Ruwa Jurai PTPN VII Unit Usaha Senabing.

Kata Kunci : Modal Kerja, Rentabilitas Ekonomi

PENGARUH DISIPLIN DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA BADAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN LAHAT

Oleh:
Mujari
Dosen Tetap STIE Serelo Lahat

ABSTRAK

Disiplin adalah ketaatan terhadap aturan dan tidak berkaitan dengan nilai (value) dari apa yang apa yang akan dicapai oleh satu aturan dengan kata laian setiap diosiplin ditujukan dengan tidak mempertimbangkan apakah aturan yang ditaati bermanfaat atau tidak sebelum pada akhirnya membuat suatu penekanan terhadap disiplin dapat membuat karyawan bergairah untuk bekerja dan pula sebaliknya. sedangkan produktivitas berhubungan dengan efisiensi penggunaan sumber daya (masukan dalam menghasilkan tingkat perbandingan antara keluaran dan masukan).
Masalah produktivitas tidak hanya memperhatikan hasil, tetapi bagaimana menggunakan sumber daya sehemat mungkin (efisien). Oleh karena itu peningkatan produktivitas tidak selalu diakibatkan oleh peningkatan hasil, bahkan dalam kasus tertentu bisa terjadi dimana hasilnya meningkat tetapi produktivitasnya menurun.
Penelitian dilakukan di kantor Badan Ketahanan Pangan Kab. Lahat dengan objek seluruh pegawai berjumlah (33) tanpa kepala kantor Ketahanan Pangan Kab Lahat . Dari hasil penelitian diperoleh 1) terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja pegawai dengan produktivitas kerja pegawai Ketahanan Pangan Kab Lahat. Hal ini ditunjukan dengan persamaan regresi sederhana Y=47,37 + 0,02 X, nilai a = 47,37 artinya apabila disiplin pegawai positif mempunyai nilai 0, maka produktivitas kerja sebesar 47,37 satuan antara disiplin terhadap peningkatan produktivitas kerja, sedang b = 0,20 artinya jika disiplin meningkat / satuan, maka produktivitas akan bertambah sebesar 0,02 satuan. 2) koefisien korelasi didapat r= 0,19 menunjukkan hubungan yang positif antara disiplin kerja terhadap produktivitas kerja sangat lemah. Sedangkan hasil perhitungan koefisien determinan didapat kd = 0,38 atau 38 % nilai tersebut menunjukkan bahwa 38% produktivitas kerja dipengaruhi oleh disiplin kerja dan 62% dipengaruhi oleh faktor lain.
Dari perhitungan uji t terlihat bahwa thitung, 1,08 lebih besar dari ttabel 2,53 hal ini menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai pada Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat. Disiplin merupakan faktor yang sangat penting untuk meningkatkan produktivitas kerja, tanpa disiplin yang baik maka produktivitas kerja pegawai akan terhambat.

Kata kunci : Disiplin, Produktivitas

PENGARUH SALURAN DISTRIBUSI TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA USAHA TEMPE ASLI CAP DAUN LAHAT

Oleh:
Darwin Kesuma
Dosen Tetap STIE Serelo Lahat
ABSTRAK

Penelitian ini pada dasarnya membahas tentang Pengaruh Saluran Distribusi Terhadap Penjualan Pada Usaha Tempe Asli Cap Daun Lahat. Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Saluran Distribusi Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Tempe dan untuk mengetahui besarnya Hubungan Saluran Distribusi Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Tempe.
Analisis di awali dengan analisis kuantitatif dengan menggunakan perhitungan Regresi Sederhana. Di mana perhitungan menggunakan Sistem Pengolahan Software Statistik (SPSS) sehingga di peroleh persamaan Y= 41667,292 + 8723,229x. Antara Saluran Distribusi Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Pada Usaha Tempe Asli Cap Daun Lahat mempunyai pengaruh yang positif, di mana hal tersebut dapat di ketahui dari perhitungan r hitung – 0,969.
Besarnya pengaruh Saluran Distribusi Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Pada Usaha Tempe Asli Cap Daun Lahat dari hasil perhitungan r2 koefisien determinasi atau koefisien penentu, adalah sebesar 0,969 atau 93,90%. Dari hasil uji t juga di dapatkan nilai t hitung > t tabel yaitu 6,789 > 3,182 yang menunjukkan Ho di tolak dan Hi diterima yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara Saluran Distribusi Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Pada Usaha Tempe Asli Cap Daun Lahat.
Akhirnya dengan adanya hasil penelitian ini, penulis berharap akan dapat berguna bagi kita semua khususnya bagi Usaha Tempe Asli Cap Daun Lahat terutama dalam bidang pemasarannya.

Kata kunci : Saluran Distribusi

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. BINTANG BUANA TIRTA LAHAT

Oleh:
Syukri
Dosen Tetap STIE Serelo Lahat
ABSTRAK

Salah satu tujuan pendirian suatu perusahaan adalah untuk meningkatkan kesejateraan pemiliknya atau pemegang saham melalui peningkatan nilai perusahaan yang dilihat dari kinerja keuangan perusahaan .Baik atau tidaknya kinerja keuangan dapat dilihat dari laporan keuangan pada setiap priode .Analisa terhadap Neraca akan menunjukan keuangan suatu perusahaan pada tanggal tertentu , sedangkan laporan rugi laba yang menunjukan hasil usaha dan biaya-biaya selama priode akuntansi .
Rumusan masalahnya adalah bagaimana Kinerja Keuangan pada Pada PT. Bintang Buana Tirta Lahat. Tujuannya adalah untuk mengkaji atau menganalisis masalah Kinerja Keuangan pada PT. Bintang Buana Tirta Lahat.
Indikator yang digunakan dalam menilai kinerja keuangan perusahaan adalah rasio keuangan, yaitu rasio likuiditas dengan alat ukur current rasio. Rasio Leverage dengan alat ukur total debt to equity. Rasio Aktivitas dengan alat ukuran total assets turn over. Rasio Profitabilitas dengan alat ukur net earning power ratio.
Tehnik pengumpulan data adalah dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan tehnik analisis menggunakan rasio liquiditas, rasio leverage, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas.
Berdasarkan analisis yang dilakukan maka dapat diketahui bahwa tingkat Rasio Likuditas pada PT. Bintang Buana Tirta Lahat dilihat dari current ratio dengan rata-rata 2,79%. Rasio leverage dilihat dari total debt to equity ratio dengan rata-rata 72,61%. Rasio Aktivitas dilihat dari total assets turn over dengan rata-rata 0,19 kali. Rasio Profitabilitas dilihat dari net earning power ratio dengan rata-rata 3,21%. Oleh karena itu kinerja keuangan pada PT. Bintang Buana Tirta Lahat mengalami kenaikan atau penurunan tiap tahunnya.

Kata Kunci : Kinerja Keuangan

HUBUNGAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PEMBERIAN KREDIT INVESTASI

Oleh:
Gratias Roh Markus
Dosen Tetap STIE Serelo Lahat

ABSTRAK

Laporan keuangan merupakan salah satu alat untuk memberikan informasi mengenai keadaan keuangan suatu perusahaan pada suatu periode tertentu. Informasi dari laporan keuangan mempunyai arti penting bagi pihak yang berkepentingan. Bagi Bank analisa laporan keuangan merupakan proses yang sangat penting dalam hal analisa kredit. Hal tersebut dikarenakan analisa laporan keuangan bertujuan meminimalisir resiko ketidakpastian di masa mendatang. Sehingga tujuan pemberian kredit dapat tercapai baik dari segi safety, yaitu kredit yang telah diberikan dapat dikembalikan tepat pada waktu yang disepakati dan dari segi profitabilitas yaitu kredit yang diberikan dapat memberikan keuntungan bagi kreditur berupa bunga.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data sekunder berupa Laporan Keuangan 3 Perusahaan dalam periode 3 Tahun terakhir yaitu Tahun 2007 hingga 2009. Laporan Keuangan tersebut milik perusahaan perorangan ataupun perusahaan terbuka yaitu Perusahaan A, Perusahaan B, dan Perusahaan C.
Hasil penelitian menunjukkan perbandingan kondisi keuangan perusahaan setelah dilihat dari persentase rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas . Dari perbandingan tersebut, secara keseluruhan dapat dilihat selama jangka waktu tiga (3) tahun terakhir, perusahaan yang kondisi keuangannya baik yaitu Perusahaan A dan Perusahaan B, sedangkan perusahaan yang kondisi keuangannya buruk adalah Perusahaan B.
Dari hasil perhitungan hipotesis, dapat ditarik kesimpulan bahwa PT. Bank Sumsel Babel dalam menerapkan analisis laporan keuangan telah memadai sehingga analisis laporan keuangan sangat mempengaruhi efektifitas pemberian kredit investasi. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan Korelasi Rank Spearman dimana yaitu 3,348 > 1,770. Jadi, hipotesis yang penulis kemukakan “Terdapat hubungan yang positif antara analisis laporan keuangan dengan efektivitas pemberian kredit untuk investasi” dapat diterima.

Kata kunci : Laporan Keuangan , Efektivitas pemberian kredit investasi

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU PADA SD NEGERI 06 LAHAT

Oleh:
Hayani
Dosen Tetap STIE Serelo Lahat

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Guru pada SD Negeri 06 Lahat, jumlah responden didalam penelitian ini sebanyak 31 orang, Metode analisis yang digunakan adalah analisis diskriftif kualitatif dan kuantitatif, Analisis diskriftif Kualitatif yaitu dengan membandingkan antara teori dan kenyataan yang ada, dengan cara pengumpulan data melalui Kuisioner atas objek responden sebanyak 31 orang Kuisioner yang dibuat berkaitan dengan 2 ( dua ) variabel yaitu Motivasi dan Kinerja Guru, sedangkan Analisis kuantitatif adalah analisa dengan menggunakan perhitungan statistik yaitu Program SPSS untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara variabel Motivasi dengan Kinerja Guru, dari hasil Analisis Kuantitatif yang menggunakan perhitungan Program SPSS didapat persamaan Y = 0,953 + 0,996 ( X ) artinya setiap adanya Motivasi akan berpengaruh terhadap Kinerja Guru sebesar 0,996.
Dari hasil analisa koefisien kolerasi menggambarkan bahwa kolerasi antara kedua variabel tersebut r = 0,953 ( positif dan mendekati 1 ) berarti hubungan antara variabel Motivasi dengan variabel Kinerja Guru adalah sedang dan searah. Untuk menguji hipotesis penulis menggunakan alat Program SPSS Koefisien Regresi Linear Sederhana, dari hasil pengujian hipotesis maka diperoleh ttabel sebesar 1,699 dan thitung sebesar 16,961, dan didapat thitung lebih besar dari ttabel ( 16,961 > 1,699 ) dengan tingkat keyakinan ( 95% ) = 0,95, ini menunjukan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, Berdasarkan uji statistik tersebut maka dinyatakan bahwa Motivasi berpengaruh terhadap Kinerja Guru pada SD Negeri 06 Lahat, maka dapat dikatakan bahwa pengujian ini diterima atau signifikan.

Kata Kunci : Motivasi, Kinerja Guru

ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk UNIT 06 MERAPI KABUPATEN LAHAT

Oleh:
Kasinem
Dosen Tetap STIE Serelo Lahat
ABSTRAK

Tujuan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui sumber modal kerja yang digunakan dan untuk mengetahui penggunaan modal kerja selama periode 2009 hingga 2011, apakah telah digunakan secara efesien atau belum. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara penelitian lapangan (field reseach), yaitu dengan mengadakan wawancara (interview), mendokumentasi arsip perusahaan yang relevan dengan masalah yang diteliti. Serta dengan melakukan penelitian kepustakaan (library research), untuk memperoleh dasar teoritis yang akan digunakan dalam pembahasan.
Sumber dan Penggunaan Modal kerja pada PT. Bank rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit 06 Merapi Kabupaten Lahat dapat dilihat Dalam laporan perubahan modal kerja dan laporan sumber dan penggunaan modal kerja yaitu, penambahan modal kerja pada tahun 2009–2010 sebesar Rp.420.413.228.19 . Sedangkan tahun 2010-2011 terjadi kenaikan modal kerja lebih dari dua kali lipat (102 %) yaitu sebesar, Rp. 850.326.064.61.
Berdasarkan hasil penelitian, tingkat efesiensi penggunaan modal kerja pada PT. Bank rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit 06 Merapi Kabupaten Lahat sudah memadai. Equity capital perlu ditingkatkan agar dapat menutupi total aset masuk, agar permodalan yang dimiliki perusahaan dapat memadai dengan kata lain tidak terjadi penurunan permodalan. Faktor efisiensi perlu diperhatikan, meningkatkan efisiensi yang salah satunya dengan cara Biaya operasional yang dikeluarkan harus ditekan menjadi seminimal mungkin, hindarkan pengeluaran-pengeluaran yang tidak relevan dan tidak proporsional.

Kata Kunci: Modal Kerja, Primary Ratio, Capital Ratio, Capital Adecucy Ratio (CAR), Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Return on Equity Capital(ROE), Return on Assets (ROA), Rasio Biaya Operasional (BOPO).

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI KANTOR CAMAT LINTANG EMPAT LAWANG

Oleh:
Amrillah Azrin
Dosen Tetap Universitas Tridinanti Palembang

ABSTRAK
Pada dasarnya produktivitas kerja Pegawai di-pengaruhi oleh berbagai faktor seperti tingkat pen-didikan, latihan, motivasi kerja, etos kerja, pengalaman kerja, sikap mental, kondisi fisik, teknologi, jaminan sosial, keselamatan dan kesejahteraan kerja, manajemen maupun kebijakan yang diterapkan, terutama Camat Lintang Empat Lawang . Menurut para ahli bahwa dari sekian banyak faktor, motivasi merupakan faktor yang menentukan dan strategis. Motivasi merupakan sesuatu yang muncul karena adanya kebutuhan baik materi maupun bukan materi dalam usaha mencapai tujuan organisasi. Kebutuhan materi dapat berupa pemenuhan kebutuhan fisiologi, atau kebutuhan fisik berupa pakaian, rumah, fasilitas transortasi, uang dan lainnya. Sedangkan kebutuhan bukan materi yaitu keamanan/ keselamatan, sosial, penghargaan/harga diri, aktualisasi diri.
Sesuai dengan latar belakang masalah diatas, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan : 1. untuk mengetahui apakah motivasi yang meliputi pemenuh-an kebutuhan fisiologi, keamanan/keselamatan, sosial, penghargaan/harga diri serta aktualisasi diri mempunyai pengaruh terhadap tingkat produktivitas kerja pegawai Kantor Camat Lintang Empat Lawang dan 2. mengetahui Hubungan motivasi terhadap tingkat produktivitas kerja Pegawai Kantor Camat Lintang Empat Lawang..
Penelitian ini dilakukan terhadap pegawai kantor camat Lintang Empat Lawang yang Populasi -nya diambil 27 orang Data yang diperlukan dalam penelitian ini yakni data skunder dan data primer. Data skunder dari Kantor Camat, Sedangkan primer diperoleh dengan meng-gunakan kuesioner. Analisisnya adalah regresi dan korelasi, danUji T yang digunakan untuk menguji persamaan regresi.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa : Motivasi (X1) Kinerja (X2). Sementara keeratan hubungan (r) antara variabel independen dengan dependen berturut-turut mulai yang paling kuat
Dari hasil penelitian diperoleh rxy = 0,5387 hal ini berarti ada pengaruh antara motivasi terhadap produktivitas kerja pegawai. Sedangkan berapa besar pengaruh Variabel X terhadap Variabel Y adalah 29 % dengan demikian dapat diketahui bahwa mempunyai pengaruh sedang selebihnya dipengaruhi faktor lain.

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT MERAPI TIMUR KABUPATEN LAHAT

Oleh:
Sugiri Dina
Dosen Tetap Universitas Tridinanti Palembang

ABSTRAK

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Merapi Timur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka yaitu suatu metode yang digunakan untuk mendapatkan data yang bersifat teoritis yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas. Kemudian studi lapangan yaitu wawancara, observasi, yang berhubungan dengan masalah yang diteliti untuk menadaptkan data yang jelas.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier, uji t dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang telah dilakukan, variabel lingkungan kerja memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai. Hasil analisis dengan menggunakan analisis regresi linier diperoleh persaamaan Y = 21,54 + 0,321 x. Sedangkan dengan uji t (t=5 %) diperoleh sebesar 2,970 t tabel sebesar 2,027. Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini didapat bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel lingkungan kerja terhadap variabel produktivitas kerja pegawai. Dari perhitungan koefisien determinasi didapat bahwa pengaruh Lingkungan Kerja mempunyai peran sebesar 20,25 % terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Kantor Camat Merapi Timur Kabupaten Lahat, sedangkan 79,75 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja sangat berpengaruh terhadap produktivitas kerja pegawai Kantor Camat Merapi Timur Kabupaten Lahat.
Kata Kunci : Lingkungan Kerja, Produktivitas Kerja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *